Info kegiatan SMP Negeri 6 Sidoarjo 2025
SIDOARJO – Memasuki hari kedua pelaksanaan Sumatif Akhir Jenjang (SAJ) pada Sabtu, 25 April 2026, semangat siswa-siswi kelas 9 SMP Negeri 6 Sidoarjo tidak luntur. Setelah sukses melewati hari pertama, para peserta kembali hadir dengan kesiapan mental dan teknis yang lebih matang untuk menghadapi mata pelajaran berikutnya.
Kelancaran aplikasi SIP-ON kembali menjadi faktor kunci dalam kesuksesan hari ini. Berdasarkan evaluasi tim teknis sekolah, sistem informasi penilaian tersebut tetap menunjukkan performa yang stabil, memudahkan siswa dalam mengakses soal dan melakukan submit jawaban secara akurat.
Kemandirian Siswa: Siswa terlihat semakin terbiasa dan terampil dalam mengoperasikan antarmuka aplikasi SIP-ON, sehingga waktu pengerjaan menjadi lebih efektif.
Kedisiplinan Prosedur: Kehadiran siswa tepat waktu dan kepatuhan terhadap protokol ujian digital tetap terjaga dengan sangat baik.
Monitoring Real-Time: Guru dan pengawas dapat memantau progres pengerjaan secara langsung melalui dasbor aplikasi, memastikan integritas ujian tetap berada di level tertinggi.
Pihak sekolah terus memberikan motivasi agar para siswa menjaga kesehatan dan fokus, mengingat perjalanan SAJ masih akan berlanjut. Harapannya, hasil yang diraih pada hari kedua ini dapat terus memotivasi siswa untuk memberikan yang terbaik hingga akhir rangkaian ujian.
Selamat untuk kalian yang telah menyelesaikan hari kedua!
Satu langkah lagi telah terlewati. Jangan cepat berpuas diri, namun jangan pula merasa terbebani. Ingatlah bahwa setiap soal yang kalian selesaikan melalui SIP-ON hari ini adalah kepingan puzzle yang akan menyusun kesuksesan kalian di masa depan.
Tips untuk persiapan hari berikutnya:
Evaluasi Tanpa Penyesalan: Jika ada soal yang sulit hari ini, jadikan pelajaran untuk lebih teliti besok, namun jangan biarkan itu merusak fokusmu untuk mata pelajaran selanjutnya.
Istirahat Berkualitas: Jangan begadang. Otak yang segar akan lebih jernih dalam memecahkan soal-soal logika dan analisis.
Optimalkan Teknologi: Pastikan perangkat kalian dalam kondisi baterai penuh dan koneksi yang stabil sebelum berangkat ke sekolah.
Teruslah melangkah dengan bangga, Pejuang SAJ SMPN 6 Sidoarjo!
Uzlifatur Rohmah
Waka Kurikulum
SIDOARJO – Suasana khidmat dan penuh konsentrasi menyelimuti SMP Negeri 6 Sidoarjo pada Jumat, 24 April 2026. Hari ini menandai dimulainya Sumatif Akhir Jenjang (SAJ) bagi seluruh siswa kelas 9. Sebagai tahap akhir dalam perjalanan akademik di jenjang sekolah menengah pertama, pelaksanaan hari pertama ini berjalan dengan tertib dan lancar.
Kegiatan SAJ ini merupakan momen krusial untuk mengukur kompetensi yang telah dipelajari siswa selama tiga tahun terakhir. Penggunaan sistem digital yang terintegrasi memastikan proses asesmen berjalan secara transparan, akuntabel, dan efisien. Pihak sekolah berharap melalui SAJ ini, para siswa tidak hanya mengejar nilai angka, tetapi juga menunjukkan integritas dan karakter yang kuat.
Kepala SMP Negeri 6 Sidoarjo menyampaikan apresiasinya kepada seluruh panitia dan pengawas yang telah mempersiapkan teknis ujian dengan matang, serta kepada para orang tua yang terus memberikan dukungan moral dari rumah.
Kepada Anak-Anakku Kelas 9 yang Luar Biasa,
Hari ini adalah garis start dari perjalanan akhir kalian di sekolah ini. Jangan biarkan rasa cemas menutupi potensi besar yang kalian miliki. Ingatlah beberapa hal ini:
Hasil Tidak Mengkhianati Proses: Kalian telah belajar selama tiga tahun. Percayalah pada persiapan yang telah kalian lakukan. Setiap lembar jawaban yang kalian isi adalah bukti perjuangan kalian.
Kejujuran adalah Mahkota: Nilai tinggi memang membanggakan, namun kejujuran jauh lebih mulia. Kerjakan dengan percaya diri karena kemampuan diri sendiri adalah modal terbaik untuk masa depan.
Tetap Tenang dan Fokus: Tarik napas dalam-dalam sebelum memulai. Ketelitian adalah kunci. Baca setiap instruksi dengan saksama dan jangan terburu-buru.
Doa adalah Kekuatan: Awali setiap sesi dengan doa. Mintalah restu orang tua agar langkah kalian dimudahkan dan pikiran kalian dijernihkan.
Selamat berjuang, Pejuang SAJ! Jadikan momen ini sebagai pembuktian bahwa lulusan SMP Negeri 6 Sidoarjo adalah generasi yang cerdas secara intelektual dan tangguh secara mental.
Semangat dan Sukses untuk Kalian Semua!
Uzlifatur Rohmah
Waka Kurikulum
SMP Negeri 6 Sidoarjo menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung program-program strategis pemerintah melalui partisipasi aktif dalam kegiatan survei lapangan pada sekolah penerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kegiatan ini disambut dengan antusias sebagai bagian dari kontribusi nyata sekolah dalam memberikan masukan konstruktif demi optimalisasi pelaksanaan program, khususnya dalam meningkatkan kualitas gizi dan kesehatan peserta didik secara berkelanjutan.
Survei lapangan ini merupakan bagian dari kegiatan penelitian yang dilaksanakan oleh tim dosen dari Universitas Brawijaya, yang melibatkan lintas disiplin ilmu dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Fakultas Ilmu Budaya, serta Fakultas Pertanian. Penelitian yang dipimpin oleh Prof. Amin Setyo Leksono bersama tim yang terdiri dari Dr. Warsiman, Dr. Rita Parmawati, dan Dr. Waheed Ali Panhwar ini mengangkat tema penting terkait ketahanan pangan, gizi alternatif, serta pemanfaatan sumber daya hayati secara berkelanjutan.
Kedatangan tim peneliti disambut secara langsung oleh jajaran pimpinan SMP Negeri 6 Sidoarjo, yaitu Ibu Yuniar Poerbandini selaku PLT Kepala Sekolah, Bapak Agus Rahmat Yuniar sebagai Wakil Kepala Sekolah bidang Humas, Bapak Romi Wijaya sebagai Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan, serta Bapak Suryadi selaku Wakil Kepala Sekolah bidang Sarana dan Prasarana. Penyambutan ini menjadi wujud kesiapan dan keterbukaan sekolah dalam menjalin kolaborasi serta mendukung kegiatan penelitian ilmiah.
Bagi SMP Negeri 6 Sidoarjo, keterlibatan dalam kegiatan ini tidak hanya menjadi bagian dari proses evaluasi program pemerintah, tetapi juga merupakan wujud nyata dukungan terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan riset akademik. Sekolah membuka ruang kolaborasi yang luas dengan perguruan tinggi sebagai upaya memperkuat sinergi antara dunia pendidikan menengah dan pendidikan tinggi.
Melalui kegiatan ini, SMP Negeri 6 Sidoarjo berharap dapat memberikan kontribusi positif yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas layanan pendidikan, khususnya dalam aspek kesehatan dan kesejahteraan peserta didik. Ucapan terima kasih juga disampaikan atas kepercayaan yang diberikan kepada sekolah sebagai lokasi pelaksanaan survei, dengan harapan kegiatan ini dapat berjalan lancar serta memberikan manfaat yang luas bagi semua pihak.
#SMPN6Sidoarjo #UniversitasBrawijaya #Melesat #Sidoarjo
Humas SMP Negeri 6 Sidoarjo 2026
Gerakan Satu Jiwa Satu Pohon , upaya peduli lingkungan dalam peringatan Hari Bumi 2026 oleh SMP Negeri 6 Sidoarjo
Dalam rangka memperingati Hari Bumi yang jatuh pada Rabu, 22 April 2026, SMP Negeri 6 Sidoarjo melaksanakan serangkaian kegiatan edukatif dan inspiratif yang melibatkan seluruh murid kelas VII, VIII, dan IX. Kegiatan ini dirancang tidak hanya sebagai bentuk peringatan seremonial, tetapi juga sebagai upaya nyata dalam menanamkan karakter peduli lingkungan kepada seluruh peserta didik.
Kegiatan diawali pada pukul 07.00 hingga 08.20 WIB dengan kampanye yang dilakukan oleh kelompok kerja (Pokja) konservasi energi dan keanekaragaman hayati. Pada sesi ini, murid secara aktif terlibat dalam pembuatan video kampanye konservasi energi sebagai media edukasi kreatif yang bertujuan meningkatkan kesadaran akan pentingnya penghematan energi dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, kampanye keanekaragaman hayati juga dilaksanakan untuk menumbuhkan pemahaman tentang pentingnya menjaga kelestarian flora dan fauna di lingkungan sekitar.
Selanjutnya, pada pukul 08.20 hingga 09.00 WIB, murid melaksanakan kegiatan penanaman, pemeliharaan, dan perawatan tanaman di lingkungan sekolah. Kegiatan ini menjadi bentuk aksi nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus memberikan pengalaman langsung kepada murid dalam merawat tanaman sebagai bagian dari ekosistem.
Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan waktu istirahat pada pukul 09.00 hingga 09.30 WIB. Kemudian, proses pembelajaran kembali berlangsung mulai pukul 09.30 hingga 14.10 WIB untuk jam pelajaran ke-4 hingga ke-9, sehingga kegiatan peringatan tetap berjalan selaras dengan agenda akademik sekolah.
Seluruh rangkaian kegiatan ini dilaksanakan dengan pendampingan penuh dari wali kelas masing-masing, guna memastikan kegiatan berjalan tertib, aman, dan mencapai tujuan pembelajaran yang diharapkan. Melalui kegiatan ini, SMP Negeri 6 Sidoarjo menunjukkan komitmennya dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian tinggi terhadap kelestarian lingkungan.
Adiwiyata SMPN 6 Sidoarjo
Pembelajaran kolaborasi SMP Negeri 6 Sidoarjo 2026
Pada Jumat, 17 April 2026, SMP Negeri 6 Sidoarjo menghadirkan sebuah inovasi pembelajaran yang menarik melalui kegiatan kolaborasi bersama SMK 10 November Sidoarjo. Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi antar satuan pendidikan dalam meningkatkan kualitas pengalaman belajar peserta didik, khususnya dalam bidang sains.
Mengusung konsep FUN LAB TOUR eksplorasi Laboratorium IPA, pembelajaran tidak lagi berlangsung secara konvensional di dalam kelas, melainkan dipindahkan ke ruang laboratorium yang lebih kontekstual dan aplikatif. Dalam suasana tersebut, siswa-siswi SMP Negeri 6 Sidoarjo mendapatkan kesempatan berharga untuk belajar secara langsung di Laboratorium IPA milik SMK, didampingi oleh siswa-siswi SMK yang telah lebih dahulu memiliki pengalaman praktik.
Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada pemahaman teori, tetapi juga menekankan pada praktik eksperimen, pengamatan, serta diskusi ilmiah secara kolaboratif. Interaksi antara siswa SMP dan SMK menciptakan suasana belajar yang dinamis, di mana terjadi proses saling berbagi pengetahuan, pengalaman, serta keterampilan. Siswa SMP memperoleh wawasan baru tentang penerapan ilmu IPA secara lebih nyata, sementara siswa SMK turut mengasah kemampuan komunikasi dan kepemimpinan mereka.
Oleh karena itu melalui pembelajaran kolaboratif ini, diharapkan tumbuh semangat eksplorasi, rasa ingin tahu yang tinggi, serta kemampuan berpikir kritis pada diri siswa. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana pengenalan lingkungan pendidikan lanjutan bagi siswa SMP, sehingga dapat memotivasi mereka dalam merencanakan masa depan pendidikan yang lebih terarah.
Adanya kegiatan ini, SMP Negeri 6 Sidoarjo menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembelajaran inovatif yang adaptif terhadap perkembangan zaman, sekaligus memperkuat jejaring kemitraan antar lembaga pendidikan demi terciptanya generasi yang unggul dan berdaya saing.
Uzlifatur Rohmah
Waka Kurikulum
Sidoarjo 15 April 2026 — Dalam rangka memberikan pemahaman yang komprehensif kepada seluruh pemangku kepentingan pendidikan, SMP Negeri 6 Sidoarjo melaksanakan kegiatan sosialisasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari sosialisasi yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo pada tanggal 8 hingga 10 April 2026.
Sosialisasi yang dilaksanakan di lingkungan sekolah ini diikuti oleh para guru, tenaga kependidikan, serta perwakilan orang tua/wali murid. Kegiatan bertujuan untuk memastikan seluruh pihak memahami mekanisme, jalur, serta ketentuan dalam pelaksanaan SPMB tahun 2026 yang akan segera berlangsung.
PLT Kepala SMP Negeri 6 Sidoarjo, Ibu Yuniar, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelaksanaan SPMB tahun ini mengedepankan prinsip objektif, transparan, akuntabel, dan berkeadilan.
“Melalui sosialisasi ini, kami berharap seluruh pihak dapat memahami secara utuh sistem penerimaan murid baru tahun 2026, sehingga pelaksanaannya berjalan lancar, tertib, dan sesuai dengan regulasi yang berlaku,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut dijelaskan bahwa SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 dilaksanakan melalui beberapa jalur, yaitu jalur domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi. Khusus untuk jenjang SMP, jalur domisili memiliki porsi terbesar, disusul jalur afirmasi, prestasi, dan mutasi sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.
Selain itu, peserta sosialisasi juga mendapatkan penjelasan terkait persyaratan umum calon murid baru, mekanisme seleksi berbasis sistem, serta jadwal pelaksanaan mulai dari tahap pra pendaftaran hingga daftar ulang. Pemanfaatan teknologi dalam proses seleksi, seperti pemetaan jarak domisili berbasis koordinat, turut menjadi perhatian penting dalam menjaga objektivitas proses penerimaan.
Tidak hanya itu, disampaikan pula adanya jalur khusus seperti Kelas Khusus Olahraga (KKO), Layanan Individual Siswa Cerdas Istimewa (LISCI), dan Kelas Khusus Seni Budaya (KKSB) yang memberikan kesempatan bagi peserta didik dengan potensi dan bakat khusus untuk berkembang secara optimal.
Dengan dilaksanakannya sosialisasi ini, SMP Negeri 6 Sidoarjo berkomitmen untuk mendukung penuh kebijakan pemerintah daerah dalam mewujudkan sistem pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan berkeadilan. Seluruh warga sekolah diharapkan dapat berperan aktif dalam menyukseskan pelaksanaan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027.
Humas SMP Negeri 6 Sidoarjo 2026
SMP Negeri 6 Sidoarjo akan melaksanakan kegiatan Asesmen Sumatif Akhir Jenjang (SAJ) bagi peserta didik kelas IX pada bulan April tahun 2026. Kegiatan ini merupakan bagian penting dalam proses evaluasi capaian pembelajaran siswa selama menempuh pendidikan di jenjang Sekolah Menengah Pertama.
Pelaksanaan SAJ tahun ini memanfaatkan teknologi digital melalui aplikasi Sistem Informasi Penilaian Online (SIP-ON). Sistem ini dirancang untuk mendukung pelaksanaan asesmen yang lebih efektif, efisien, transparan, serta terintegrasi, sehingga mampu memberikan hasil penilaian yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.
SAJ akan dilaksanakan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan oleh sekolah (terlampir), dengan pengaturan teknis yang melibatkan proktor, pengawas ruang, serta tim teknis guna memastikan kegiatan berjalan lancar dan tertib. Seluruh peserta didik diharapkan dapat mengikuti kegiatan ini dengan penuh tanggung jawab, menjunjung tinggi kejujuran, serta mematuhi tata tertib yang telah ditentukan.
Dengan adanya pelaksanaan SAJ berbasis SIP-ON ini, diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelaksanaan asesmen serta mendukung transformasi digital di lingkungan pendidikan, khususnya di SMP Negeri 6 Sidoarjo.
Kurikulum smpn6sda 2026
SMP Negeri 6 Sidoarjo Gelar Program “SEMUT MERAH” untuk Wujudkan Sekolah Sehat dan Peduli Lingkungan
SMP Negeri 6 Sidoarjo kembali menunjukkan komitmennya dalam membentuk karakter peserta didik melalui kegiatan Sabtu Karakter yang dikemas dalam Program SEMUT MERAH (Sehat Memungut dan Mengurangi Sampah). Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 11 April 2026, dengan melibatkan seluruh siswa kelas VII, VIII, dan IX.
Sejak pagi hari, suasana sekolah tampak berbeda. Para siswa dengan penuh semangat mengikuti rangkaian kegiatan yang berfokus pada aksi nyata menjaga kebersihan lingkungan. Dengan membawa peralatan sederhana, para siswa secara bersama-sama memungut sampah di area sekolah dan sekitarnya sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.
Kegiatan ini tidak hanya bertujuan menciptakan lingkungan sekolah yang bersih dan sehat, tetapi juga sebagai upaya menanamkan nilai tanggung jawab, kedisiplinan, serta kepedulian terhadap kelestarian lingkungan sejak dini. Program SEMUT MERAH juga menjadi bagian dari dukungan terhadap program Adiwiyata yang terus dikembangkan oleh sekolah.
Seluruh kegiatan berlangsung dengan tertib dan lancar di bawah pendampingan wali kelas masing-masing. Kehadiran para wali kelas turut memberikan arahan serta motivasi kepada siswa agar kegiatan tidak hanya menjadi rutinitas, tetapi juga menjadi kebiasaan positif yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam rangka pengamanan kegiatan jalan sehat, kami memohon bantuan bapak/ibu GTK SMP Negeri 6 Sidoarjo untuk berjaga di pos-pos yang sudah kami tentukan
Adapun pembagian nya sebagai berikut :
1. Pos 1 : Pak Romi, Ridwan dan Rehan (OSIS)
2. Pos 2 : Pak Dimas, Salsabila dan Michael (OSIS)
3. Pos 3 : Pak Tommy, Aura dan Patriot (OSIS)
4. Pos 4 : Pak Chafid, Kelvin dan Vina (OSIS)
5. Pos 5 : Pak Budi, Zea dan Nisa (OSIS)
6. Pos 6 : Pak Suryadi, Devina dan Gladisty (OSIS)
Penanggung jawab kegiatan Adiwiyata
1. Bu Damayanti
2. Bu Kuni
3. Bu Iin
Anggota OSIS yang ada di barisan depan
1. Rama
2. Devlin
3. Aldrin
4. Joseph
5. Varidha
6. Aiz
Dokumentasi
1. Bu Silvi
2. Bu Intan
3. Silvi
4. Prisila
5. Sheryl
6. Nazmied
Wali kelas mendampingi murid kelas masing-masing
Kelas IX-G didampingi oleh Bu ifa
Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa SMP Negeri 6 Sidoarjo semakin sadar akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta mampu menjadi agen perubahan di masyarakat dalam upaya mengurangi sampah dan menciptakan lingkungan yang lebih sehat.
Humas SMP Negeri 6 Sidoarjo 2026
07 April 2026 Humas SMPN 6 Sidoarjo
Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademis (TKA) hari kedua bagi siswa-siswi kelas IX di SMP Negeri 6 Sidoarjo berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh kedisiplinan. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam rangka evaluasi akhir kemampuan akademis peserta didik sebelum menempuh jenjang pendidikan berikutnya.
Sejak pagi hari, para siswa telah hadir dengan kesiapan yang matang untuk mengikuti ujian. Pelaksanaan TKA pada hari kedua ini dibagi ke dalam dua sesi, sebagai upaya untuk menjaga kenyamanan serta efektivitas pelaksanaan ujian. Setiap sesi berjalan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan, dengan suasana ruang ujian yang kondusif dan terpantau dengan baik.
Panitia pelaksana, bersama proktor dan pengawas, menjalankan tugasnya secara profesional demi memastikan seluruh proses berjalan sesuai prosedur. Pengawasan yang ketat serta dukungan sistem berbasis daring turut membantu kelancaran kegiatan, sehingga tidak ditemukan kendala berarti selama pelaksanaan, Ungkap bapak Tommy salah satu Proktor TKA SMP Negeri 6 Sidoarjo.
Keberhasilan pelaksanaan TKA hari kedua ini menunjukkan komitmen sekolah dalam menyelenggarakan evaluasi akademis yang berkualitas. Diharapkan seluruh hasil yang diperoleh dapat menjadi gambaran kemampuan siswa sekaligus menjadi langkah penting dalam menapaki jenjang pendidikan selanjutnya. Ujar bapak Agus, nama sapaan Waka Humas SMPN 6 Sidoarjo.
07 April 2026 Humas SMPN 6 Sidoarjo
06 April 2026 Humas SMPN 6 Sidoarjo
SMP Negeri 6 Sidoarjo Gelar Tes Kemampuan Akademis (TKA) Kelas IX Secara Daring
SIDOARJO 06 April 2026 – Suasana khidmat dan konsentrasi tinggi menyelimuti lingkungan SMP Negeri 6 Sidoarjo pada hari ini. Seluruh siswa-siswi kelas IX mengikuti agenda penting berupa Tes Kemampuan Akademis (TKA). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya sekolah untuk mengukur capaian kompetensi akademis siswa secara akurat.
Mekanisme Pelaksanaan dan Pengawasan
Pelaksanaan TKA kali ini dilakukan sepenuhnya secara daring (dalam jaringan). Untuk memastikan efektivitas dan integritas ujian, pihak sekolah membagi peserta ke dalam 8 ruang ujian. Setiap ruangan diisi oleh kapasitas terbatas, yakni berkisar antara 15 hingga 16 peserta, guna menjaga kondusivitas selama pengerjaan soal.
Jalannya tes dikawal ketat oleh tim yang solid untuk memastikan standar operasional terpenuhi, meliputi:
8 Proktor: Bertugas memastikan kesiapan sistem dan perangkat ujian.
8 Pengawas: Memantau langsung kedisiplinan siswa di setiap ruang.
Teknisi: Menjamin stabilitas jaringan dan infrastruktur pendukung.
Penyelia: Melakukan pemantauan menyeluruh melalui kamera pengawas daring.
Monitoring dan Apresiasi Manajemen
Kelancaran kegiatan ini juga ditinjau langsung melalui kegiatan monitoring oleh Pengawas Sekolah, Ibu Wulan. Kehadiran beliau memastikan bahwa seluruh prosedur pelaksanaan TKA telah berjalan sesuai dengan standar pendidikan yang ditetapkan.
Di sela-sela kegiatan, Kepala SMP Negeri 6 Sidoarjo memberikan apresiasi yang tinggi atas kerja keras seluruh tim yang bertugas. Beliau memuji kerjasama dan sinergi yang terbangun solid di antara Panitia, Proktor, Teknisi, hingga Pengawas. Berkat kolaborasi yang harmonis tersebut, pelaksanaan TKA di Hari ke-1 ini dapat terlaksana dengan predikat lancar dan terkendali.
Kondisi Lapangan
Secara keseluruhan, tidak ada kendala teknis berarti yang menghambat jalannya ujian pada hari pertama ini. Sinergi antara teknologi dan pengawasan manusia memastikan para siswa dapat fokus sepenuhnya dalam menjawab soal-soal.
"Keberhasilan hari pertama ini adalah buah dari sinergi seluruh elemen sekolah. Kami berharap ritme kerja yang positif antara panitia, proktor, dan teknisi ini terus terjaga hingga seluruh rangkaian ujian selesai," ujar Ibu Yuniar.
Dengan selesainya kegiatan hari pertama ini, diharapkan hasil TKA dapat menjadi potret akurat bagi guru dan orang tua mengenai kesiapan akademis siswa kelas IX SMP Negeri 6 Sidoarjo dalam menghadapi tantangan pendidikan selanjutnya.
06 April 2026 Humas SMPN 6 Sidoarjo
Waka Kurikulum Uzlifatu Rohmah, S.Pd
Tes Kemampuan Akademis (TKA) Tahun 2026 merupakan salah satu langkah strategis dalam memetakan kemampuan akademik peserta didik secara lebih objektif dan terstandar. Bagi siswa-siswi kelas IX SMP Negeri 6 Sidoarjo, TKA bukan sekadar sebuah tes, melainkan momentum untuk menunjukkan hasil dari proses pembelajaran yang telah dijalani selama tiga tahun.
Sebagai Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, kami memandang TKA sebagai sarana refleksi bersama baik bagi siswa, guru, maupun sekolah untuk melihat sejauh mana capaian kompetensi yang telah diraih. Oleh karena itu, persiapan yang dilakukan bukan hanya berfokus pada penguasaan materi, tetapi juga pada pembentukan karakter, kejujuran, dan kepercayaan diri siswa dalam menghadapi setiap tantangan.
Anak-anakku yang kami banggakan,
Hadapilah TKA ini dengan penuh keyakinan dan semangat. Jangan jadikan tes ini sebagai beban, tetapi sebagai kesempatan untuk mengukur kemampuan diri dan melangkah lebih maju. Kalian telah dibimbing oleh guru-guru yang kompeten dan didukung oleh lingkungan sekolah yang kondusif. Kini saatnya kalian membuktikan kemampuan terbaik yang kalian miliki.
Tanamkan dalam diri bahwa keberhasilan tidak hanya diukur dari hasil akhir, tetapi dari proses perjuangan yang kalian lalui dengan sungguh-sungguh. Tetaplah disiplin dalam belajar, jaga kesehatan, perbanyak doa, dan yang terpenting, junjung tinggi nilai kejujuran dalam setiap langkah.
Kami percaya, siswa-siswi SMP Negeri 6 Sidoarjo adalah generasi yang tangguh, berintegritas, dan siap bersaing di masa depan.
Mari kita songsong TKA 2026 dengan optimisme dan semangat juang yang tinggi.
Bersama, kita wujudkan prestasi yang membanggakan.
💙 SMP Negeri 6 Sidoarjo – Berkarakter, Berprestasi, dan Siap Masa Depan 💙
Waka Kurikulum Uzlifatu Rohmah, S.Pd
Uzlifaturrohma Waka Kurikulum
SMP Negeri 6 Sidoarjo 31 Maret 2026
Dalam rangka mendukung pelaksanaan evaluasi pembelajaran yang efektif, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi, SMP Negeri 6 Sidoarjo menyelenggarakan Sumatif Akhir Jenjang (SAJ) bagi peserta didik kelas IX dengan memanfaatkan Aplikasi Sistem Penilaian Online (SIP-ON).
SIP-ON merupakan sistem penilaian berbasis digital yang dikembangkan menggunakan platform Google Form dan terintegrasi dengan Google Sites dalam layanan Google Workspace. Integrasi ini memungkinkan pengelolaan ujian yang lebih terstruktur, mulai dari distribusi soal, pelaksanaan ujian, hingga rekapitulasi hasil secara real-time.
Adapun keunggulan pelaksanaan SAJ berbasis SIP-ON antara lain:
Efisiensi dan Kecepatan
Proses pengerjaan dan pengumpulan jawaban dilakukan secara otomatis dan langsung tersimpan dalam sistem.
Akurasi Penilaian
Sistem memungkinkan penilaian objektif (khususnya pilihan ganda) secara otomatis sehingga meminimalisir kesalahan manual.
Transparansi dan Monitoring
Guru dan panitia dapat memantau pelaksanaan ujian secara langsung melalui dashboard yang terintegrasi.
Ramah Lingkungan (Paperless)
Mengurangi penggunaan kertas sebagai bentuk dukungan terhadap program sekolah berwawasan lingkungan.
Aksesibilitas
Siswa dapat mengakses ujian melalui perangkat digital (laptop/HP) dengan tetap memperhatikan ketentuan yang berlaku.
Dengan penerapan SIP-ON ini, diharapkan pelaksanaan SAJ di SMP Negeri 6 Sidoarjo dapat berjalan lebih optimal, modern, dan mampu meningkatkan kualitas layanan pendidikan berbasis teknologi.
Jurnal Tertib Siswa (JTS) adalah sistem yang digunakan oleh SMP Negeri 6 Sidoarjo untuk mencatat dan memantau kedisiplinan serta perilaku siswa. Ini merupakan inovasi sekolah yang dikembangkan oleh Agus Rahmat Yuniar dan bekerja sama dengan Waka Kesiswaan sebagai alat internal sekolah untuk mengelola ketertiban siswa.
Istilah "Jurnal Tertib Siswa" (JTS) merujuk pada sistem pencatatan atau buku harian yang digunakan oleh SMP Negeri 6 Sidoarjo untuk memantau dan mendokumentasikan perilaku siswa. Ini adalah praktik baik SMP Negeri 6 Sidoarjo melalui HUMAS, KESISWAAN dan SIM Sekolah dalam usaha untuk membantu guru, wali kelas, dan staf bimbingan konseling (BK) dalam mengelola kedisiplinan menggunakan layanan inovasi digital. Dengan demikian SMP Negeri 6 Sidoarjo memiliki data Valid dalam pengambilan tindakan baik pembinaan maupun peningkatan pendidikan bagi seluru peserta didik.
Tujuan utama dari JTS adalah:
Pencatatan Pelanggaran: Mendokumentasikan secara rinci setiap pelanggaran yang dilakukan siswa, mulai dari yang ringan hingga berat.
Pemantauan Perilaku: Memungkinkan guru dan staf bimbingan konseling (BK) untuk melacak riwayat perilaku siswa dari waktu ke waktu.
Dasar Pengambilan Keputusan: Menjadi acuan untuk memberikan sanksi atau pembinaan yang sesuai dengan tingkat pelanggaran.
Komunikasi dengan Orang Tua: Sebagai bukti saat pihak sekolah perlu berkomunikasi dengan orang tua siswa mengenai masalah kedisiplinan.
Banyak aspek ketertiban yang perlu dilakukan siswa di sekolah maupun di luar sekolah. Ini mencakup tidak hanya kepatuhan pada aturan, tetapi juga sikap dan kebiasaan positif yang mendukung lingkungan belajar yang kondusif dan perkembangan diri.
Kepada seluruh siswa-siswi SMP Negeri 6 Sidoarjo, tetaplah bersemangat dalam menuntut ilmu. Puasa bukanlah penghalang untuk berprestasi, justru menjadi latihan mental dan spiritual agar semakin kuat, fokus, dan tangguh. Jadikan Ramadan sebagai energi positif untuk meningkatkan kualitas diri—baik dalam ibadah maupun dalam pembelajaran.
Belajar dengan niat yang baik adalah bagian dari ibadah. Setiap langkah menuju sekolah, setiap lembar buku yang dibaca, dan setiap tugas yang dikerjakan dengan sungguh-sungguh akan bernilai pahala.
Semoga Ramadan tahun ini membawa keberkahan, kesehatan, dan semangat baru bagi seluruh keluarga besar SMP Negeri 6 Sidoarjo. Mari kita songsong kegiatan belajar pada 23 Februari 2026 dengan hati yang bersih, niat yang lurus, dan semangat yang menyala.
SMPN 6 Sidoarjo 21-02-2026
🌱✨ SMPN 6 Sidoarjo 21-02-2026, Hari Peduli Sampah Nasional 2026 ✨🌱
Mari jadikan momentum ini sebagai langkah nyata menjaga bumi
Melalui gerakan 3R (Reuse, Reduce, Recycle), kita bisa menciptakan lingkungan yang lebih ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah).
Bersama, kita wujudkan masa depan yang lebih bersih untuk generasi mendatang 💚
#HPSN2026 #HariPeduliSampahNasional #PeduliLingkungan #SekolahPeduliLingkungan #SMPN6Sidoarjo
-spenamda hebat-
Langkah sehat, prestasi Kuat, pendidikan bermutu
SMP Negeri 6 Sidoarjo menyelenggarakan kegiatan Gerak Sehat Bersama (GSB) melalui Fun Run pada 14 Februari 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun SPENAMDA ke-29. Kegiatan ini mengusung tema “Satu Langkah Sejuta Semangat, Bersama Kita Hebat” dan menjadi wujud nyata implementasi penguatan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat serta 8 Dimensi Profil Lulusan adalah standar kompetensi dan karakter holistik yang ditetapkan Kemendikdasmen (melalui Permendikdasmen No. 10 Tahun 2025) untuk membentuk generasi unggul.
Kegiatan Fun Run dibuka dan diberangkatkan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo, Dr. Tirto Adi, M.Pd beserta kepala SMP Negeri 6 Sidoarjo (Ibu Yuniar Poerbandini, S.Pd., M.Pd.) diikuti dengan penuh antusias oleh peserta didik, guru, dan seluruh warga sekolah. Selain bertujuan untuk meningkatkan kebugaran jasmani, kegiatan ini juga menanamkan nilai-nilai disiplin, kebersamaan, sportivitas, serta kolaborasi dalam suasana yang menyenangkan dan edukatif.
Melalui kegiatan Gerak Sehat Bersama ini, kami berharap seluruh warga sekolah semakin menyadari pentingnya menjaga kesehatan jasmani dan rohani, serta mampu menerapkan nilai-nilai positif dalam kehidupan sehari-hari. Semoga semangat kebersamaan dan sportivitas yang tercipta hari ini dapat terus terjaga dan menjadi budaya positif di lingkungan sekolah, Ujar ibu Yuniar Poerbandini.
Beliau (Dr. Tirto Adi, M.Pd) menilai kegiatan ini sebagai contoh baik dalam mengintegrasikan pembiasaan hidup sehat dengan penguatan karakter peserta didik, sejalan dengan implementasi 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dan 8 Dimensi Profil Lulusan pada Pembelajaran Mendalam. Kegiatan semacam ini dinilai mampu menciptakan lingkungan belajar yang sehat, kolaboratif, dan menyenangkan.
Dalam pesannya, beliau (Dr. Tirto Adi, M.Pd) berharap agar kegiatan positif seperti ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan serta menjadi inspirasi bagi satuan pendidikan lainnya di Kabupaten Sidoarjo. Melalui sinergi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat, diharapkan dapat terwujud generasi pelajar yang sehat, berkarakter, dan berprestasi.
Kesuksesan pelaksanaan kegiatan ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak. Dukungan diberikan oleh Seluruh Ibu Bapak GTK SMP Negeri 6 Sidoarjo juga Bapak Novi Trianto selaku Komite Sekolah, serta Bapak Zainudin dan Bapak Slamet Cahyono selaku wali siswa. Selain itu, kegiatan ini juga mendapat dukungan dari mitra satuan pendidikan, yaitu SMK Plus NU, SMK Antartika, SMA Antartika, SMK Telkom, SMK Sepuluh November dan LBB Ganesha Operation (GO), selain itu juga dukungan dari mitra instansi pemerintah: DISHUB Kabupaten Sidoarjo, DLHK Kabupaten Sidoarjo, PERPUSDA Kabupaten Sidoarjo.
Dukungan juga datang dari mitra dunia usaha dan penerbit, antara lain Pia Tour & Travel, Almas Fried Chicken, Cheers, Cimory, CV. Medika Fajar Utama, Penerbit Tiga Serangkai, Penerbit Erlangga, dan Penerbit Adi Perkasa, CV. Derajad Kreasi (Bpk Rofiq).
Melalui kegiatan ini, SMP Negeri 6 Sidoarjo berharap dapat terus membangun budaya hidup sehat, memperkuat karakter peserta didik, serta menjalin sinergi yang baik antara sekolah, orang tua, dan mitra eksternal.
Keluarga besar SMP Negeri 6 Sidoarjo mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, baik moril maupun materiil, sehingga kegiatan Gerak Sehat Bersama (GSB) melalui Fun Run dapat terlaksana dengan lancar dan sukses.
Semoga segala bentuk dukungan dan kerja sama yang telah terjalin menjadi amal kebaikan dan membawa manfaat bagi dunia pendidikan, khususnya bagi peserta didik SMP Negeri 6 Sidoarjo.
"Bersama kita hebat, satu langkah sejuta semangat"
SMPN 6 Sidoarjo 13 Februari 2026
Sidoarjo, 13 Februari 2026 — SMP Negeri 6 Sidoarjo menggelar kegiatan peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW dengan mengusung tema “Isra’ Mi’raj: High Speed Connection to Allah (Upgrade Iman, Stabilkan Signal Ibadah)”. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh warga sekolah dan berlangsung dengan khidmat di lingkungan sekolah.
Kegiatan diawali dengan istighosah bersama yang dipimpin oleh Ustadz H. Ridhoi, selaku tokoh masyarakat Desa Bluru Kidul, Kecamatan Sidoarjo. Suasana religius semakin terasa dengan pembacaan qiro’ah Al-Qur’an yang dibawakan oleh siswa-siswi SMP Negeri 6 Sidoarjo. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan Kepala SMP Negeri 6 Sidoarjo, Ibu Yuniar Poerbandini, S.Pd., M.Pd., yang menekankan pentingnya menjadikan peringatan Isra’ Mi’raj sebagai momentum untuk meningkatkan keimanan dan menjaga konsistensi ibadah, khususnya shalat.
Melalui kegiatan ini, sekolah bertujuan menanamkan pemahaman kepada peserta didik tentang makna peristiwa Isra’ Mi’raj serta pentingnya membangun hubungan yang kuat dengan Allah SWT di tengah tantangan kehidupan modern. Tema yang diusung diharapkan mampu memotivasi siswa untuk terus meng-upgrade iman dan menstabilkan ibadah dalam kehidupan sehari-hari.
Sebagai rangkaian kegiatan peringatan Isra’ Mi’raj, pada hari sebelumnya SMP Negeri 6 Sidoarjo juga mengadakan berbagai perlombaan keagamaan, antara lain lomba adzan, qiro’ah, tartil, dan da’i. Kegiatan tersebut diselenggarakan sebagai upaya meningkatkan konsistensi ibadah sekaligus mengembangkan bakat, keberanian, dan kepercayaan diri siswa dalam bidang keagamaan.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, SMP Negeri 6 Sidoarjo berharap nilai-nilai religius dan karakter positif dapat tertanam kuat pada diri peserta didik serta dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di masyarakat.
SMPN 6 Sidoarjo 13 Februari 2026
SMPN 6 Sidoarjo 11 Februari 2026
Sidoarjo, 11 Februari 2026 — SMP Negeri 6 Sidoarjo bekerja sama dengan PERPUSDA Kabupaten Sidoarjo menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Kearsipan yang diikuti oleh siswa-siswi SMP Negeri 6 Sidoarjo. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada peserta didik mengenai pentingnya pengelolaan arsip dan dokumen secara tertib dan sistematis.
Kegiatan sosialisasi ini dihadiri oleh anggota DPRD Kabupaten Sidoarjo yang sekaligus bertindak sebagai narasumber, yaitu H. Rizza Ali Faizin, M.Pd.I., yang dikenal dengan nama Kaji Reza, anggota DPRD Kabupaten Sidoarjo periode 2024–2029 sekaligus Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Sidoarjo. Turut hadir pula Rizal Fuady, S.E., anggota DPRD Kabupaten Sidoarjo yang menjabat sebagai anggota Komisi A dan Badan Anggaran.
Dalam pemaparannya, para narasumber menyampaikan materi tentang pentingnya kearsipan dalam pengelolaan dokumen, baik di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari. Peserta diajak memahami peran arsip sebagai sumber informasi, bukti administrasi, serta bagian penting dalam tata kelola organisasi yang baik.
Siswa-siswi SMP Negeri 6 Sidoarjo mengikuti kegiatan ini dengan antusias. Melalui sosialisasi ini, diharapkan peserta didik dapat menumbuhkan kesadaran sejak dini akan pentingnya menjaga dan mengelola dokumen secara benar dan bertanggung jawab.
Kegiatan Sosialisasi Kearsipan ini menjadi salah satu upaya SMP Negeri 6 Sidoarjo dalam mendukung peningkatan literasi administrasi dan pembentukan karakter disiplin pada peserta didik.
SMPN 6 Sidoarjo 11 Februari 2026
Sidoarjo, 04 Februari 2026 — SMP Negeri 6 Sidoarjo melaksanakan kegiatan Sosialisasi Pemetaan Zonasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026–2027 di lingkungan sekolah. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas instruksi dan ketentuan yang tertuang dalam Surat Edaran Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo.
Sosialisasi tersebut dihadiri oleh Kepala Desa, Ketua RT, dan Ketua RW di wilayah desa sekitar sekolah. Kehadiran para pemangku wilayah ini bertujuan untuk menyamakan persepsi serta memperkuat koordinasi terkait batas wilayah zonasi yang akan digunakan dalam pelaksanaan SPMB.
Dalam kegiatan ini, pihak sekolah menyampaikan pentingnya pemetaan zonasi sebagai dasar penentuan jalur zonasi penerimaan murid baru agar berjalan secara adil, transparan, dan akuntabel. Selain itu, dilakukan pula pembahasan mengenai validasi data wilayah dan domisili calon peserta didik untuk menghindari terjadinya kesalahan maupun penyalahgunaan alamat.
Melalui sosialisasi ini, diharapkan seluruh pihak yang terlibat dapat memahami mekanisme zonasi SPMB serta berperan aktif dalam mendukung kelancaran proses penerimaan murid baru tahun ajaran 2026–2027. SMP Negeri 6 Sidoarjo berkomitmen untuk terus menjalin sinergi dengan pemerintah desa dan masyarakat demi pemerataan akses pendidikan yang berkualitas.
SMPN 6 Sidoarjo 04 Februari 2026
Wujudkan Sidoarjo Inklusif dan Tangguh, SMPN 6 Sidoarjo Peringati HARJASDA ke-167 dengan Semarak Budaya dan Program "SI JEJAK"
JUDUL BERITA: Wujudkan Sidoarjo Inklusif dan Tangguh, SMPN 6 Sidoarjo Peringati HARJASDA ke-167 dengan Semarak Budaya dan Program "SI JEJAK"
SIDOARJO – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo (HARJASDA) ke-167 tahun 2026, SMP Negeri 6 Sidoarjo menggelar serangkaian kegiatan yang khidmat dan inovatif pada Senin (02/02). Mengusung tema besar Kabupaten Sidoarjo tahun ini, yakni "Inklusif Berkelanjutan, Sidoarjo Tangguh", sekolah yang akrab disapa Spenamda ini mengimplementasikan motto tersebut melalui aksi nyata di lingkungan pendidikan.
Kemegahan Budaya dalam Upacara Bendera Kegiatan dimulai dengan upacara bendera yang tampak berbeda dari biasanya. Seluruh warga sekolah, mulai dari Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah, jajaran guru, tenaga pendidik, hingga seluruh siswa, hadir mengenakan busana khas daerah Sidoarjo.
Para pendidik dan siswa pria tampak gagah dengan balutan busana khas Guk Sidoarjo, sementara para pendidik wanita dan siswi tampil anggun mengenakan kebaya dan batik Jetis yang mempertegas identitas budaya lokal. Suasana khidmat upacara kemudian disusul dengan berbagai unjuk kebolehan ekstrakurikuler, mulai dari ketangkasan tim Pramuka yang memukau.
Kepala SMPN 6 Sidoarjo, Ibu Yuniar Poerbandini, dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga jati diri di tengah arus modernisasi.
"Perayaan HARJASDA ke-167 ini bukan sekadar seremoni mengenakan baju daerah. Kami ingin seluruh warga SMPN 6 Sidoarjo meresapi filosofi 'Inklusif Berkelanjutan'. Dengan berbusana daerah, kita menanamkan rasa bangga pada akar budaya. Dan melalui kebersamaan hari ini, kita tunjukkan bahwa pendidikan yang tangguh adalah pendidikan yang mampu merangkul semua perbedaan," tegas Ibu Yuniar Poerbandini.
Implementasi Nyata Melalui Program "SI JEJAK" Tak hanya berhenti pada perayaan seremonial, SMPN 6 Sidoarjo menunjukkan komitmennya terhadap pendidikan inklusif melalui program unggulan SI JEJAK. Dalam kegiatan ini, pihak sekolah ibu Fany Kordinator Pendidikan Inklusi bersama kepala sekolah mendampingi siswa-siswi berkebutuhan khusus untuk berkunjung ke SMKN 2 Buduran Sidoarjo.
Kunjungan ini bertujuan untuk memperkenalkan situasi dan lingkungan pendidikan vokasi secara langsung kepada para siswa inklusi. Terkait program ini, Ibu Yuniar Poerbandini menambahkan bahwa sekolah memiliki tanggung jawab moral untuk mengantarkan setiap siswa menuju masa depan yang mandiri.
"Melalui program SI JEJAK, kami mengajak siswa-siswi berkebutuhan khusus untuk melihat langsung dunia SMK di SMKN 2 Buduran. Kami ingin mereka memiliki rasa percaya diri dan gambaran nyata bahwa masa depan mereka terjamin dalam ekosistem Sidoarjo yang inklusif. Tidak boleh ada siswa yang merasa tertinggal hanya karena keterbatasan fisik atau sensorik," tambah beliau.
Menuju Sidoarjo Tangguh Perayaan HARJASDA ke-167 di SMPN 6 Sidoarjo tahun ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pelestarian budaya dan pengembangan pendidikan karakter. Melalui semangat kebersamaan antara pimpinan, guru, dan siswa, SMPN 6 Sidoarjo optimis dapat terus berkontribusi mewujudkan Sidoarjo yang cerdas, inklusif, dan tangguh di masa depan.
Berdasarkan SE Kepala Dinas Pendidikan Kab. Sidoarjo No. 100.3.4.2/221/438.5.1/2026, maka aturan teknis di SMP Negeri 6 Sidoarjo diatur sebagai berikut:
1. Penyimpanan Terpusat: Seluruh siswa wajib mengumpulkan ponsel kepada wali kelas atau guru piket saat jam masuk sekolah.
2. Penggunaan Terbatas: Ponsel hanya boleh digunakan jika terdapat instruksi khusus dari guru mata pelajaran untuk keperluan pendukung pembelajaran di kelas.
3. Waktu Pengembalian: Ponsel akan dikembalikan kepada siswa saat jam pulang sekolah agar tetap dapat berkomunikasi dengan orang tua untuk penjemputan.
4. Komunikasi Darurat: Jika orang tua perlu menghubungi putra-putrinya selama jam pelajaran karena keperluan mendesak, mohon menghubungi nomor resmi SMP Negeri 6 Sidoarjo.
5. Tanggung Jawab: Kebijakan ini merupakan bentuk tanggung jawab bersama antara pihak sekolah, orang tua, dan siswa guna menciptakan lingkungan belajar yang kondusif.
Catatan: Dokumen asli ditandatangani secara elektronik oleh Dr. TIRTO ADI, M.Pd, selaku Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo.
Humas SMP Negeri 6 Sidoarjo 2026
SMPN 6 SIDOARJO 27/01/2026 Menerima kunjungan dari SD Negeri Sedati Agung terinspirasi oleh Program Si Jejak yang dikembangkan oleh Ibu Fany: Kordinator Pendidikan Inklusi SMP Negeri 6 Sidoarjo. Sebagai tindak lanjut dari inspirasi tersebut, SD Negeri Sedati Agung melaksanakan kegiatan kunjungan edukatif ke SMP Negeri 6 Sidoarjo dengan tujuan memberikan pendampingan kepada wali siswa dalam mengenal dan memahami layanan pendidikan inklusi di jenjang sekolah menengah pertama.
Kunjungan ini diwakili oleh Koordinator Pendidikan Inklusi SD Negeri Sedati Agung, Ibu Alindan, didampingi Guru Bimbingan Khusus (GBK) Ibu Nia, serta diikuti oleh beberapa wali murid. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan dan melihat secara langsung pelayanan pendidikan inklusi yang diterapkan di SMP Negeri 6 Sidoarjo.
Kunjungan ini diterima oleh ibu Yuniar Poerbandini Kepala Sekolah dan ditindak lanjuti oleh Waka Humas, Ibu Uzlifaturohma (Waka Kurikulum), Romi Wijaya (Waka Kesiswaan) beserta Team Pendidikan Inklusi SMP Negeri 6 Sidoarjo. Setelah diterima di ruang pertemuan selanjutnya semua tamu diajak berkunjung ke Ruang Sumber dan bertemu dengan proses pembelajaran inklusi yang sedang berlangsung.
Humas SMP Negeri 6 Sidoarjo
Sidoarjo — Dalam rangka menanamkan nilai kedisiplinan sekaligus memperkuat budaya literasi di sekolah, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMP Negeri 6 Sidoarjo (bapak Romi Wijaya) melaksanakan pembinaan melalui program SERASI (Selasa Berkarya dalam Literasi) bagi murid yang terlambat masuk sekolah.
Kegiatan pembinaan ini dilaksanakan setiap hari pada jam awal pembelajaran. Murid yang datang terlambat tidak diberikan sanksi fisik, melainkan diarahkan mengikuti kegiatan literasi yang bersifat edukatif dan membangun karakter.
Melalui program SERASI, murid dibina untuk melakukan berbagai aktivitas literasi, seperti menulis refleksi diri, merangkum bacaan, membuat puisi atau cerita pendek, serta menuliskan komitmen pribadi untuk meningkatkan kedisiplinan. Kegiatan ini dipandu langsung oleh Waka Kesiswaan dengan pendekatan persuasif dan humanis.
Baoak Romi menyampaikan bahwa pembinaan melalui literasi bertujuan agar murid memahami kesalahan yang dilakukan, sekaligus memperoleh pengalaman belajar yang bermakna. Dengan cara ini, murid tidak hanya dibina secara disiplin, tetapi juga dilatih untuk berpikir kritis, reflektif, dan kreatif.
Program SERASI merupakan bagian dari upaya SMP Negeri 6 Sidoarjo dalam menciptakan lingkungan sekolah yang ramah anak, bebas dari hukuman yang bersifat fisik, serta selaras dengan Gerakan Literasi Sekolah dan penguatan karakter Profil Pelajar Pancasila.
Diharapkan melalui kegiatan ini, murid dapat lebih disiplin dalam mematuhi tata tertib sekolah, sekaligus tumbuh minat dan kemampuan literasi yang berkelanjutan dalam kehidupan sehari-hari.
Romi Wijaya SMP Negeri 6 Sidoarjo 2026
Sidoarjo — SMP Negeri 6 Sidoarjo secara konsisten melaksanakan kegiatan Guru Piket Pagi sebagai bagian dari upaya membangun budaya disiplin dan menciptakan lingkungan sekolah yang tertib, aman, serta kondusif. Kegiatan ini dilaksanakan setiap hari secara bergiliran oleh para guru sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan sekolah.
Guru piket pagi berperan aktif dalam menyambut kedatangan peserta didik, mengawasi ketertiban dan kerapian, serta memastikan kesiapan siswa sebelum kegiatan pembelajaran dimulai. Selain itu, guru piket juga mendampingi kegiatan pembiasaan pagi seperti doa bersama, literasi, dan apel pagi sesuai dengan program sekolah.
Kepala SMP Negeri 6 Sidoarjo, Ibu Yuniar Poerbandini, menyampaikan bahwa kegiatan guru piket pagi memiliki peran strategis dalam pembentukan karakter peserta didik.
“Guru piket pagi bukan hanya menjalankan tugas pengawasan, tetapi juga memberikan keteladanan nyata kepada siswa tentang kedisiplinan, tanggung jawab, dan sikap positif sejak awal hari. Ini merupakan bagian dari pendidikan karakter yang terus kami perkuat di SMP Negeri 6 Sidoarjo,” ujarnya.
Pelaksanaan kegiatan guru piket pagi dilakukan dengan penuh tanggung jawab dan semangat kebersamaan seluruh warga sekolah. Kehadiran guru sejak pagi hari menjadi contoh positif bagi peserta didik serta membantu menciptakan suasana belajar yang nyaman dan siap belajar.
Melalui kegiatan Guru Piket Pagi yang dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan, SMP Negeri 6 Sidoarjo berharap dapat terus meningkatkan kedisiplinan, kesiapan belajar, serta kualitas proses pembelajaran pada tahun 2026 dan seterusnya.
Romi Wijaya Kesiswaan | Humas SMP Negeri 6 Sidoarjo 2026
Selamat atas tugas PLT yang diberikan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo kepada Ibu YUNIAR POERBANDINI, S.Pd., M.Pd, sebagai PLT Kepala SMP Negeri 6 Sidoarjo sejak 02 Januari 2026. Semoaga dengan kepemimpinan beliau SMP Negeri 6 Sidoarjo semakin melesat dalam Prestasi di dunia Pendidikan.
Maju Bersama wwujudkan Sekolah Bermutu Untuk Semua
Pemerintah mengeluarkan Surat Edaran (SE) Menteri Kependudukan dan Pembangunan KeluargaKepala BKKBN Nomor 14 Tahun 2025 tentang Gerakan Ayah Mengambil Rapor (GEMAR) anak di sekolah.
Wujudkan Sinergi Pendidikan, SMP Negeri 6 Sidoarjo Gelar Gerakan "Ayah Ambil Raport"
SIDOARJO – Pemandangan berbeda terlihat di lingkungan SMP Negeri 6 Sidoarjo pada hari pembagian raport semester ini. Jika biasanya ruang kelas didominasi oleh kehadiran ibu-ibu, kali ini ratusan wali murid laki-laki tampak memadati sekolah dalam rangka menyukseskan gerakan "Ayah Mengambil Raport Anak ke Sekolah", Mendobrak Stereotip Pengasuhan
Selama ini, terdapat kecenderungan di masyarakat bahwa urusan administrasi sekolah adalah ranah ibu. Melalui gerakan ini, SMP Negeri 6 Sidoarjo ingin menegaskan bahwa pendidikan anak adalah tanggung jawab kolektif antara ayah dan ibu.
"Kami ingin menciptakan budaya baru di mana ayah tidak hanya menjadi penyokong finansial, tetapi juga hadir secara emosional. Saat ayah duduk berhadapan dengan wali kelas, anak akan merasa bahwa pendidikan mereka benar-benar dihargai oleh kepala keluarga," ujar Kepala Sekolah SMP Negeri 6 Sidoarjo.
Respons Positif dari Wali Murid
Salah satu wali murid, Bapak Sugeng dan Bapak Zain bersama isteri, mengaku sengaja meluangkan waktu dari kesibukannya untuk hadir. "Awalnya sempat canggung karena biasanya istri yang datang. Tapi setelah berbincang langsung dengan guru juga bertemu dengan Waka Humas dan Waka Sarpras SMP Negeri 6 Sidoarjo, saya jadi lebih tahu detail perkembangan anak saya, bukan sekadar melihat angka di atas kertas," ungkapnya. Saya menitipkan anak saya dan saya percaya apapun yang dilakukan SMP negeri 6 Sidorjo kepada anak saya dalam mendidik adalah yang terbaik.
Dalam sesi pengambilan raport tersebut, para ayah tidak hanya menerima nilai, tetapi juga terlibat dalam dialog interaktif dengan wali kelas mengenai:
Perkembangan karakter dan kedisiplinan siswa di kelas.
Minat dan bakat siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler.
Rencana tindak lanjut pendidikan di semester berikutnya.
Dampak bagi Siswa
Para siswa menyambut positif kehadiran ayah mereka. Banyak siswa mengaku merasa lebih didukung dan bangga ketika melihat sang ayah menunjukkan kepedulian langsung terhadap hasil usaha belajar mereka selama satu semester.
Dengan suksesnya kegiatan ini, SMP Negeri 6 Sidoarjo berkomitmen untuk menjadikan gerakan "Ayah Mengambil Raport" sebagai agenda rutin. Sekolah berharap langkah kecil ini dapat menjadi pemantik bagi keharmonisan keluarga dan peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Sidoarjo.
Kontak Media: Humas SMP Negeri 6 Sidoarjo
SELAMAT BERTUGAS DAN TERIMA KASIH
Kami Keluarga besar SMP Negeri 6 Sidoarjo mengucapkan Selamat dan Sukses kepada Bapak Suharsono, S.Pd., M.Pd., Kepala Sekolah SMP Negeri 6 Sidoarjo, atas tambahan jabatan barunya sebagai Pejabat Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Sekolah SMPN 1 Wonoayu, Sidoarjo.
Kami juga menyampaikan penghargaan dan ucapan Apresiasi kepada Ibu Dr. Lilik Sulistyowati, S.Pd., M.Pd., atas dedikasi dan kontribusi luar biasa selama mengemban tugas sebagai PLT Kepala Sekolah SMPN 1 Wonoayu.
Semoga amanah baru Bapak Suharsono, S.Pd., M.Pd., dapat berjalan dengan lancar, penuh kebijaksanaan, serta membawa kemajuan bagi yg sekolah baru maupun sekolah kita tercinta. Kami mendoakan semoga selalu diberikan kesehatan, kekuatan, dan kelancaran dalam setiap langkah pengabdian.
#PergantianKepemimpinan #SMPN1Wonoayu #PendidikanSidoarjo
🎉 Selamat Melaksanakan Sumatif Akhir Semester Ganjil 2025/2026!
Kepada Seluruh Siswa-Siswi Hebat SMP Negeri 6 Sidoarjo,
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Saatnya telah tiba! Setelah belajar dan berjuang keras selama satu semester ganjil ini, kini tiba waktu bagi kalian untuk membuktikan semua usaha yang telah dilakukan dalam kegiatan "Sumatif Akhir Semester (SAS) Ganjil Tahun Pelajaran 2025/2026".
Kami segenap Bapak/Ibu Guru dan Staf SMP Negeri 6 Sidoarjo mengucapkan Selamat dan Sukses dalam melaksanakan asesmen ini.
🌟 Motivasi untuk Kalian: Raih Hasil Terbaik!
"SAS bukanlah akhir dari segalanya, melainkan jembatan emas untuk mengukur sejauh mana kalian telah bertumbuh dan belajar. Ingatlah, hasil terbaik datang bukan dari keberuntungan, tetapi dari persiapan yang matang dan fokus yang kuat."
Fokus dan Tenang: Jaga kesehatan, tidur yang cukup, dan sarapan yang bergizi. Hadapi setiap soal dengan pikiran yang jernih dan tenang. Jangan terburu-buru, baca petunjuk dengan teliti.
Kejujuran adalah Segalanya: Percayalah pada kemampuan diri sendiri. Integritas dan kejujuran adalah kunci kesuksesan sejati yang akan membentuk karakter hebat kalian di masa depan.
Usaha Tidak Akan Mengkhianati Hasil: Setiap jam belajar tambahan, setiap catatan yang kalian buat, dan setiap pertanyaan yang kalian ajukan di kelas akan terbayar lunas.
Kalian adalah Generasi Emas Spero! Tunjukkan semangat dan potensi terbaik kalian. Kami bangga melihat setiap langkah perjuangan kalian.
Yakinlah, kalian PASTI BISA!
Semoga Allah SWT memberikan kemudahan dan kelancaran dalam menjawab setiap soal.
Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Salam Hangat dan Sukses Selalu,
(Pimpinan dan Keluarga Besar SMP Negeri 6 Sidoarjo)
SIDOARJO – Upaya peningkatan mutu dan perumusan karakteristik pendidikan yang relevan di Kabupaten Sidoarjo terus digalakkan. Pada Senin, 25 November 2025, Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo sukses menyelenggarakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Karakteristik Pendidikan Kabupaten Sidoarjo.
Acara penting ini dilaksanakan di Aula SMP Negeri 1 Sidoarjo dan menjadi forum strategis yang menghadirkan para pemangku kepentingan utama di sektor pendidikan. SMP Negeri 6 Sidoarjo turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini, diwakili oleh Bapak Agus Rahmat Yuniar, S.Pd., yang menjabat sebagai Wakil Kepala Sekolah Bidang Hubungan Masyarakat (Waka Humas).
FGD tersebut dibuka secara langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo, Bapak Dr. Tirto Adi, M.Pd., yang dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi antara kebijakan dinas dengan implementasi praktis di lapangan untuk membentuk karakter pendidikan Sidoarjo yang khas dan unggul.
Diskusi ini semakin berbobot dengan kehadiran narasumber utama, Profesor Bagong dari Universitas Airlangga (UNAIR), seorang akademisi terkemuka yang ahli di bidang pendidikan. Profesor Bagong memaparkan pandangannya mengenai tantangan dan peluang dalam merumuskan karakteristik pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan zaman dan kebutuhan lokal.
Sebagai salah satu sekolah penggerak di Sidoarjo, partisipasi SMP Negeri 6 Sidoarjo melalui Bapak Agus Rahmat Yuniar sangat diapresiasi. Bapak Agus Rahmat Yuniar aktif memberikan masukan yang didasarkan pada pengalaman lapangan dan praktik baik di sekolah. Beliau menyoroti pentingnya integrasi pendidikan karakter berbasis nilai-nilai lokal serta perlunya kurikulum yang fleksibel untuk mengakomodasi keberagaman potensi peserta didik.
"FGD ini merupakan langkah krusial untuk memastikan bahwa arah pendidikan di Sidoarjo sejalan dengan cita-cita bersama. Kami dari SMPN 6 Sidoarjo berkomitmen untuk terus menyumbangkan gagasan konstruktif demi terciptanya generasi penerus yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing," ujar Bapak Agus Rahmat Yuniar.
Melalui kegiatan ini, diharapkan akan tercipta sebuah rumusan karakteristik pendidikan Kabupaten Sidoarjo yang komprehensif, menjadi pedoman bagi seluruh satuan pendidikan, dan pada akhirnya dapat melahirkan lulusan yang siap menghadapi tantangan global.
LAUNCHING PROGRAM SPENAMDA HEBAT DENGAN LITERASI 360, PASPOR LITERASI MELANGITKAN INSPIRASI
SMP Negeri 6 Sidoarjo sukses menggelar Launching Program Literasi 360 Derajat dengan menu utama Peluncuran Paspor Literasi, sebuah inovasi untuk meningkatkan minat baca, kemampuan menulis, dan budaya berkarya seluruh warga sekolah. Kegiatan diawali dengan tampilan memukau dari DJ Angkin Shalqiamna yang berhasil membangun suasana semarak dan antusiasme peserta sejak awal acara.
Acara kemudian dilanjutkan dengan talkshow inspiratif bersama Bapak Kepala Sekolah, yang memaparkan pentingnya gerakan literasi sebagai fondasi pembentukan karakter dan kecakapan abad 21 bagi peserta didik. Momen puncak kegiatan ditandai dengan penandatanganan Maskot Literasi oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dr. Ng. Tirto Adi, MP., M.Pd., sebagai simbol dimulainya gerakan literasi terpadu di SMP Negeri 6 Sidoarjo.
Usai penandatanganan, Pak Kadis turut menuliskan kesan dan pesan untuk seluruh warga sekolah sebagai dukungan moral agar program ini dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan dampak positif. Kegiatan kemudian ditutup dengan talkshow sederhana di Booth Writing Camp, di mana Pak Kadis berdialog dengan siswa mengenai proses menulis, pentingnya kreativitas, dan peran aktif generasi muda dalam membangun budaya literasi.
Dengan terselenggaranya launching ini, SMP Negeri 6 Sidoarjo berkomitmen menjadi sekolah yang terus berinovasi dan menghadirkan program literasi yang menyenangkan, inklusif, dan berdampak bagi seluruh warga sekolah.
Siap TKA SMP Negeri 6 Sidoarjo
SIDOARJO – SMP Negeri 6 Sidoarjo menunjukkan komitmen penuh dalam mempersiapkan peserta didiknya menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA). Kegiatan TKA ini diharapkan tidak hanya menjadi tolok ukur capaian belajar, tetapi juga jembatan emas bagi siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi melalui jalur prestasi.
TKA merupakan asesmen terstandar nasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Meskipun bersifat sukarela dan tidak menentukan kelulusan, hasil TKA memiliki peranan penting sebagai validasi nilai rapor, terutama untuk seleksi masuk SMA/SMK jalur prestasi, bahkan Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) di kemudian hari. Materi yang diujikan mencakup Bahasa Indonesia dan Matematika, dengan penekanan pada penalaran dan pemecahan masalah.
Kepala SMP Negeri 6 Sidoarjo, Bapak Suharsono, S.Pd., M.Pd., menyatakan kesiapan penuh pihaknya. "Kami, bersama seluruh jajaran guru dan staf, berkomitmen untuk menyiapkan seluruh peserta didik dalam upaya mensukseskan kegiatan TKA ini," tegas Bapak Suharsono. "TKA adalah kesempatan berharga bagi anak-anak kami untuk mengukur kemampuan akademik mereka secara objektif dan sebagai bekal penting untuk seleksi lanjutan."
Bapak Suharsono juga menyampaikan pesan motivasi kepada para siswa, khususnya kelas IX. "Anak-anakku, persiapkan diri kalian sebaik mungkin. Manfaatkan setiap bimbingan, try out, dan sesi belajar yang telah kami siapkan," ujarnya. Ia menekankan pentingnya fokus pada penguasaan konsep, bukan sekadar hafalan, serta menjaga keseimbangan antara belajar dan istirahat untuk menjaga kesehatan fisik dan mental.
"Kami ingin agar siswa-siswi menghadapi TKA dengan percaya diri, tanpa rasa takut, dan menjadikan ini sebagai salah satu langkah awal meraih impian," tambah Bapak Suharsono. Ia juga mendorong siswa untuk berkolaborasi dan berdiskusi dengan teman-teman sebagai strategi belajar yang efektif.
Pihak sekolah telah memastikan lingkungan belajar yang kondusif serta sarana dan prasarana yang memadai untuk pelaksanaan TKA berbasis komputer (CBT) agar berjalan lancar dan nyaman. Dengan persiapan yang matang dari sekolah dan antusiasme siswa serta dukungan yang optimal dari orangua/wali, SMP Negeri 6 Sidoarjo optimis dapat meraih hasil TKA yang membanggakan, sekaligus memperkuat kualitas pendidikan di Sidoarjo.
27/10/2025 - Agus/Humas Sekolah
TKA SMP adalah Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang Sekolah Menengah Pertama, yang dirancang oleh Kemendikdasmen untuk mengukur capaian akademik siswa secara objektif dan adil. Tes ini tidak wajib dan bersifat sukarela, namun dapat digunakan sebagai salah satu syarat untuk masuk ke jenjang pendidikan berikutnya melalui jalur prestasi. TKA SMP fokus pada mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Matematika, yang bertujuan untuk memetakan mutu pendidikan nasional dan meningkatkan kemampuan berpikir kritis serta penyelesaian masalah siswa.
Tujuan TKA SMP
Mengukur capaian akademik: Memberikan gambaran objektif tentang kemampuan akademik siswa.
Seleksi jalur prestasi: Menjadi salah satu syarat dalam seleksi masuk jenjang pendidikan yang lebih tinggi (SMA).
Pemetaan mutu pendidikan: Memberikan data yang akurat untuk memetakan dan mengevaluasi mutu pendidikan di tingkat nasional.
Mengukur kemampuan berpikir: Mendorong daya berpikir kritis dan kemampuan penyelesaian masalah siswa.
Mata Pelajaran
Bahasa Indonesia: Fokus pada keterampilan membaca, termasuk pemahaman tekstual, inferensial, dan evaluasi.
Matematika: Mengukur kemampuan memahami fakta, konsep, prinsip, dan prosedur matematika, serta menerapkannya untuk menyelesaikan masalah.
Sifat dan Karakteristik TKA SMP
Tidak menentukan kelulusan: Hasil TKA tidak menentukan kelulusan sekolah, yang merupakan kewenangan sekolah.
Berbasis komputer: Pelaksanaan TKA berbasis komputer.
Standar pemerintah: Penilaian bersifat terstandar dari pemerintah untuk memastikan keadilan dan kesetaraan antar sekolah.
Soal dengan unsur lokal: Soal-soal akan mengandung unsur kelokalan daerah.
Raih Adiwiyata 2025, SMPN 6 Sidoarjo Apresiasi Penuh Pendampingan DLHK
SIDOARJO – Kebahagiaan dan rasa syukur menyelimuti keluarga besar SMP Negeri 6 Sidoarjo setelah resmi ditetapkan sebagai Sekolah Adiwiyata Tahun 2025. Penetapan ini didasarkan pada Keputusan Bupati Sidoarjo Nomor 100.3.3.2/380/438.1.1.3/2024 tanggal 25 September 2025, menyusul hasil penilaian dokumen dan lapangan yang memuaskan.
Keberhasilan ini tidak lepas dari peran aktif dan pendampingan yang intensif dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Sidoarjo dan seluruh Tim Adiwiyata (Ibu Sulastri), Kepala SMP Negeri 6 Sidoarjo Suharsono, S.Pd., M.Pd menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi mendalam.
"Kami mengucapkan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak Dr. Bahrul Amiq selaku Kepala DLHK Kabupaten Sidoarjo dan seluruh jajaran tim," ujar perwakilan sekolah. "Pendampingan dan bimbingan yang berkelanjutan dalam upaya kami menjadi Sekolah Adiwiyata atau Gerakan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (GBLHS) adalah kunci utama keberhasilan ini."
Menurut keterangan sekolah, DLHK Sidoarjo telah bertindak sebagai mentor, fasilitator, dan motivator sejati. Dukungan tersebut mencakup berbagai aspek, mulai dari penguatan komitmen seluruh warga sekolah, pelatihan teknis pengelolaan sampah, penataan ruang terbuka hijau, hingga penyempurnaan dokumen administrasi lingkungan.
"Bimbingan yang terstruktur dan arahan yang visioner dari DLHK telah berhasil menanamkan budaya peduli lingkungan yang kuat di SMP Negeri 6 Sidoarjo," tambah perwakilan tersebut.
Dengan diraihnya predikat ini, SMP Negeri 6 Sidoarjo berkomitmen menjadikan momen ini sebagai tonggak awal untuk terus mengembangkan program GBLHS, serta bertekad menjadi model sekolah yang secara konsisten menerapkan dan melestarikan budaya lingkungan hidup.
Reporter: Tim Humas SMPN 6 Sidoarjo Editor: Tommy
SIDOARJO – Dunia pendidikan di Kabupaten Sidoarjo kembali menorehkan prestasi gemilang. SMP Negeri 6 Sidoarjo secara resmi menerima penghargaan atas inovasi di sektor pendidikan yang dinilai berkontribusi besar terhadap peningkatan layanan publik daerah. Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Bupati Sidoarjo dalam acara Apresiasi Inovasi Daerah Sidoarjo (diadaptasi dari program IID/IGA) tahun 2025.
Penghargaan ini diberikan sebagai pengakuan atas komitmen sekolah dalam menciptakan terobosan yang selaras dengan semangat Indeks Inovasi Daerah (IID) yang dicanangkan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Meskipun Pemerintah Kabupaten Sidoarjo secara rutin meraih predikat daerah inovatif dalam ajang IGA nasional, prestasi yang diraih SMPN 6 Sidoarjo kali ini menyoroti peran penting satuan pendidikan.
Inovasi unggulan yang disoroti adalah Program Inovasi Digital Tata Kelola, SIJEJAK dan Literasi Sekolah Terintegrasi yang dikembangkan oleh SMPN 6 Sidoarjo. Program ini tidak hanya berfokus pada peningkatan minat baca, tetapi juga melibatkan seluruh elemen sekolah, mulai dari guru, tenaga kependidikan, hingga siswa, dalam proses pembuatan dan penerbitan karya buku.
Bupati Sidoarjo, dalam sambutannya, menyatakan bahwa inovasi pendidikan merupakan fondasi untuk pembangunan daerah berkelanjutan.
"Inovasi bukan hanya tentang teknologi atau tata kelola pemerintahan, tetapi juga bagaimana kita mendidik generasi penerus. SMPN 6 Sidoarjo telah membuktikan bahwa dengan kreativitas, sekolah bisa menjadi mesin pencetak inovasi yang nyata manfaatnya bagi masyarakat," ujar Bupati.
Kepala SMPN 6 Sidoarjo menyampaikan rasa terima kasih dan menjadikan penghargaan ini sebagai motivasi untuk terus mengembangkan program sekolah.
"Penghargaan dari Bapak Bupati ini adalah hasil kerja keras seluruh keluarga besar sekolah. Kami akan terus berupaya menciptakan lingkungan belajar yang adaptif dan inovatif, memastikan bahwa setiap siswa mendapatkan pelayanan pendidikan terbaik," kata Kepala Sekolah.
Penghargaan ini diharapkan dapat memacu sekolah-sekolah dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya di Sidoarjo untuk berpartisipasi aktif dalam ajang Kompetisi Inovasi Sidoarjo (KISI) 2025 yang menjadi salah satu instrumen penting pengumpulan data IID di tingkat Kabupaten.
Prestasi SMPN 6 Sidoarjo menegaskan posisi Sidoarjo sebagai salah satu kabupaten yang konsisten menjaga ekosistem inovasi, mulai dari tingkat pemerintahan tertinggi hingga ke satuan pendidikan.
(Redaksi 6)
Nomor: 000.1.10/9544/438.6.5/2025, Tentang: Pembatasan Jam Malam bagi Aktivitas Peserta Didik
Nomor: 000.1.10/9544/438.6.5/2025
Tentang: Pembatasan Jam Malam bagi Aktivitas Peserta Didik
👨👩👧👦 Untuk Siapa?
Semua peserta didik (SD, SMP, SMA, dan pendidikan khusus) di Kabupaten Sidoarjo.
🕘 Aturan Jam Malam
- Tidak boleh beraktivitas di luar rumah pukul 21.00 – 04.00 WIB
- Kecuali jika:
✅ Mengikuti kegiatan sekolah resmi
✅ Mengikuti kegiatan keagamaan/sosial dengan sepengetahuan orang tua
✅ Bersama orang tua/wali
✅ Dalam keadaan darurat/kesehatan
🚫 Larangan Selama Jam Malam
Nongkrong tanpa pengawasan orang tua
Ikut kelompok berbahaya (gangster, balap liar, punk, dll)
Mengonsumsi miras, narkoba, psikotropika, zat adiktif
Berada di tempat rawan (warnet, game online, warung kopi, jalanan, dll)
⚖️ Jika Melanggar
Bagi siswa → dibina dengan pendekatan persuasif & edukatif, bisa melibatkan polisi.
Bagi orang tua → ikut program parenting & dipantau oleh RT/RW/desa.
🤝 Peran Orang Tua & Masyarakat
Mengawasi anak, mencari tahu keberadaan anak jika di luar pengawasan.
Memberikan edukasi tentang bahaya kenakalan remaja & narkoba.
Menerapkan Gerakan 1 jam tanpa gawai bersama keluarga setiap hari.
Berkolaborasi dengan RT/RW, tokoh agama, dan pihak keamanan lingkungan (Siskamling).
👉 Tujuan Utama:
Melindungi anak-anak Sidoarjo dari pergaulan bebas, narkoba, kriminalitas, dan menciptakan lingkungan yang aman, tentram, dan kondusif.
UU Perlindungan Anak (UU 23/2002 jo. UU 35/2002)
Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Permendikbudristek) Nomor 46 Tahun 2023 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan.
Penerapan 7 kebiasaan anak Indonesia Hebat
Perda Sidoarjo No. 2 Tahun 2023 tentang Ketertiban Umum & Perlindungan Masyarakat.
Menjamin hak anak untuk tumbuh dan berkembang secara sehat.
Mengurangi risiko kriminalitas, narkoba, balap liar, pergaulan bebas.
Menguatkan peran keluarga & masyarakat dalam pendidikan karakter.
Sekolah memberi surat keterangan resmi untuk siswa jika ada kegiatan malam.
Sosialisasi ke orang tua melalui rapat wali murid/edaran, dan media sosial sekolah.
Guru BK dan wali kelas berperan dalam monitoring perilaku siswa.
Menjadi penghubung antara kebijakan pemerintah dengan orang tua siswa.
Mengintegrasikan edukasi soal bahaya kenakalan remaja, narkoba, pergaulan bebas.
Pengawasan di lapangan masih lemah.
Tidak semua orang tua mampu mengawasi anak secara ketat.
Potensi stigma bagi anak yang terkena razia.
Sekolah membuat program sinergi dengan orang tua (Paguyuban wali murid atau forum komunikasi).
Pemberian surat jalan resmi jika siswa mengikuti kegiatan malam dari sekolah.
Menghidupkan kegiatan positif malam hari (ngaji, olahraga malam, karang taruna).
Evaluasi rutin dengan pihak desa, kepolisian, dan pemerintah daerah.
Kebijakan ini bukan sekadar larangan, melainkan strategi perlindungan anak yang menuntut kolaborasi sekolah, orang tua, masyarakat, dan pemerintah. Sekolah berperan penting sebagai fasilitator edukasi & penghubung komunikasi agar kebijakan berjalan efektif.
SMP Negeri 6 Sidoarjo, 24 September 2024
STUDI TIRU IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA MKKS SMP KABUPATEN PONOROGO KE SEKOLAH PENGGERAK SMP NEGERI 6 SIDOARJO
Sidoarjo, 24 September 2024 — Ketua bersama anggota Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Ponorogo melaksanakan kegiatan studi tiru implementasi Kurikulum Merdeka ke Sekolah Penggerak SMP Negeri 6 Sidoarjo pada hari Senin (24/09/2024). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan mutu pendidikan melalui pembelajaran langsung dari praktik baik (best practices) yang telah diterapkan di sekolah rujukan.
Rombongan MKKS SMP Kabupaten Ponorogo disambut dengan hangat oleh Kepala SMP Negeri 6 Sidoarjo, Suharsono, S.Pd., M.Pd., beserta jajaran pimpinan, guru, dan tenaga kependidikan. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada SMP Negeri 6 Sidoarjo sebagai lokasi studi tiru.
“Kami merasa terhormat atas kunjungan Bapak/Ibu dari MKKS SMP Kabupaten Ponorogo. Kegiatan ini menjadi momentum yang sangat baik untuk saling berbagi pengalaman dan praktik baik dalam implementasi Kurikulum Merdeka. Kami berharap apa yang kami lakukan di SMP Negeri 6 Sidoarjo dapat memberikan inspirasi dan manfaat bagi pengembangan pendidikan di sekolah Bapak/Ibu sekalian,” ujar beliau.
Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan terkait kebijakan dan strategi pelaksanaan Kurikulum Merdeka sebagai Sekolah Penggerak, yang mencakup penguatan pembelajaran berpusat pada peserta didik, implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), serta inovasi dalam proses pembelajaran dan asesmen.
Selanjutnya, peserta studi tiru melakukan observasi langsung ke kelas untuk melihat implementasi pembelajaran, termasuk pengelolaan kelas, strategi diferensiasi pembelajaran, serta pemanfaatan media dan teknologi dalam proses belajar mengajar. Kegiatan ini juga dilengkapi dengan sesi diskusi interaktif dan berbagi pengalaman antara kedua belah pihak guna memperdalam pemahaman serta menggali praktik-praktik unggul yang dapat diadaptasi.
Salah satu sesi penting dalam kegiatan ini adalah paparan dari Agus Rahmat Yuniar, S.Kom., M.Pd., yang merupakan pengajar sekaligus komite pembelajaran di Sekolah Penggerak SMP Negeri 6 Sidoarjo. Dalam paparannya, beliau menjelaskan secara komprehensif mengenai implementasi Kurikulum Merdeka dalam pengembangan teknologi informasi di lingkungan sekolah.
Disampaikan bahwa pemanfaatan teknologi digital menjadi bagian integral dalam mendukung pembelajaran yang efektif, inovatif, dan adaptif terhadap kebutuhan peserta didik. Berbagai strategi pengembangan sistem informasi sekolah juga dipaparkan, meliputi penggunaan platform digital dalam pengelolaan pembelajaran, asesmen berbasis teknologi, serta integrasi layanan pendidikan melalui ekosistem digital sekolah.
Selain itu, dipaparkan pula praktik baik dalam penerapan teknologi informasi yang selaras dengan prinsip Kurikulum Merdeka, seperti pembelajaran diferensiasi berbasis digital, pemanfaatan Learning Management System (LMS), serta pengembangan media pembelajaran interaktif. Paparan ini mendapat perhatian dan antusiasme tinggi dari para peserta karena memberikan gambaran nyata dan aplikatif mengenai transformasi digital di satuan pendidikan.
Melalui kegiatan studi tiru ini, diharapkan seluruh peserta memperoleh wawasan, inspirasi, serta strategi implementatif yang dapat diterapkan di sekolah masing-masing. Kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkuat sinergi dan kolaborasi antar satuan pendidikan dalam rangka meningkatkan kualitas layanan pendidikan secara berkelanjutan.
Kegiatan berlangsung dengan lancar, penuh antusiasme, serta mencerminkan komitmen bersama dalam mewujudkan pendidikan yang lebih maju, inovatif, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik.
SMP Negeri 6 Sidoarjo
Pastikan peralatan IT (Komputer/Hp) online dalam keadaan BAIK.
Pastikan peralatan IT (Komputer/Hp) dalam full charging (Batrey Penuh).
Pastikan anda memiliki gmail yang tidak lupa pasword.
Pastikan anda mengingat/mencatat NISN anda.
Pastikan anda membaca teks perintah/soal.
Berdoa sebelum mengerjakan soal.
Mengerjakan dengan sabar.
Berdoa selesai mengerjakan soal.
Kami SMPN 6 Sidoarjo mengucapkan Selamat buat peserta didi baru. Semangat dan tetap fokus dalam mengikuti pembelajaran di sekolah selama tiga tahun. Kami melampirkan data peserta didik baru dalam pembagian kelompok gugus pembelajaran pada Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah MPLS. Silahkan memeriksa sesuai gugus masing-masing.
GUGUS 1
GUGUS 2
GUGUS 3
GUGUS 4
GUGUS 5
GUGUS 6
GUGUS 7
GUGUS 8